Category Archives: Kegiatan Prodi

Pelatihan Dosen Bahasa Mandarin Indonesia ke National Taiwan Ocean University (NTOU)

Standard

Pada bulan Juli 2017, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ diwakili oleh Rizky Wardhani, M.Pd., M.TCSOL, berkesempatan untuk mengikuti pelatihan Dosen Bahasa Mandarin di National Taiwan Ocean University yang diselenggarakan di Jilong Taiwan. Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan implementasi kerjasama Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (APSMI), Taipei Economic Trade Office (TETO) Indonesia, serta National Taiwan Ocean University (NTOU) 国立台湾海洋.大学.

Beberapa perwakilan universitas yang hadir yaitu : STBA PIA LIA Medan, Universitas Universal Batam, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Kristen indonesia, Universitas Bina Nusantara, Universitas Bunda Mulia, Universitas Maranatha, Universitas Dharma Persada, Universitas Maranatha Bandung, Universitas Brawijaya, Universitas Mazhong, Malang, Universitas Negeri Surabaya.

Pada acara pembukaan, pelatihan dimulai dengan seminar pendidikan dan pertukaran informasi mengenai keadaan universitas di Taiwan dan Indonesia. Seminar ini juga dihadiri oleh beberapa kunjungan universitas di Taiwan dan asosiasi pelajar dan program studi bahasa Mandarin di Taiwan. Setelah kegiatan ini maka selebihnya yaitu pelatihan dosen dengan beberapa topik, antara lain : Pelatihan Media Permainan Flash Card dalam pembelajaran bahasa Mandarin, Pelatihan tes Bahasa Mandarin untuk siswa, Pelatihan Penulisan Aksara Han melalui Komputer dan Internet, Pelatihan Film untuk pembelajaran Bahasa Mandarin, Pelatihan P3K dan SAR di laut.

Pelatihan ini juga mempunyai agenda untuk mengunjungi beberapa tempat wisata sekitar Jilong dan Taipei Taiwan, seperti Menara 101, Museum Desain Taipei, Pasar tradisional obat dan kue khas Taiwan, Jiufen Jilong, Night Market di Jilong.

Pelatihan direncanakan akan rutin diadakan oleh APSMI. (RW)

Advertisements

Penerbitan Diktat dan Kompilasi Semester 107

Standard

Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) Universitas Negeri Jakarta sebagai program studi baru, terus menerus melaksanakan perbaikan mutu. Di bidang pengajaran, prodi menerbitkan diktat serta buku teks kompilasi demi menunjang peserta didiknya mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih efektif dan efisien.

Pada semester 107, terbit 4 buku ajar dari PSPBM yaitu berupa: (1) Buku Kompilasi untuk Mata Kuliah Membaca dan Menulis Dasar I, oleh Ayu Trihardini dan Vanya Zelia; (2) Buku Kompilasi Mata Kuliah Membaca dan Menulis Lanjut I, oleh Aprilia Ruby Wikarti dan Ayu Trihardini; (3)  Diktat Pengantar Linguistik Umum, oleh Ayu Trihardini dan Aprilia Ruby Wikarti ; (4) Diktat Pengantar Sintaksis Bahasa Mandarin oleh Ayu Trihardini dan 1 kerangka bahan ajar Mata Kuliah Audio Visual Bahasa Mandarin oleh Aprilia Ruby Wikarti dan Ayu Trihardini. (AT)

Kuliah Umum Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin 2017: Generasi Muda Membangun Bangsa

Standard

Salah satu program kerja tahunan Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) UNJ yaitu Kuliah Umum telah terlaksana dengan baik. Kuliah Umum 2017 menjadi ajang pertama kalinya seluruh mahasiswa PSPBM hadir sebagai peserta. Pada tahun ini, mahasiswa PSPBM sudah mencapai 100 lebih, terdiri dari 4 angkatan yaitu 2014,2015, 2016 dan 2017.

Pada Kuliah Umum yang digelar Rabu 13 September 2017 ini

, tema yang diangkat yaitu “Generasi Muda Membangun Bangsa”. PSPBM UNJ mendaulat jurnalis senior media cetak Kompas, lulusan Program Studi China (Sinologi) Universitas Indonesia, Bapak Rene L. Pattiradjawane sebagai pembicara. Bapak Rene merupakan pendiri portal berita detikcom, dan sejak tahun 1980an bekerja sebagai peneliti masalah komuniis di Lembaga Pertahanan Nasional. Beliau juga berpengalaman sebagai Kepala Biro Harian Kompas di Hongkong SAR.

Padan acara Kuliah Umum kali ini, beliau memberikan pandangan bertajuk “Bahasa China sebagai Bahasa Abad ke-21”. Beliau mengawali paparannya dengan karakteristik bahasa Mandarin, sebuah bahasa tonal yang memerlukan waktu panjang untuk dikuasai. Selain bahasa Inggris dan bahasa Jerman, Pak Rene juga menguasai beragam bahasa.  Beberapa diantaranya seperti bahasa Mandarin, bahasa Thai, bahasa Kanton. Mempertimbangkan posisi Cina pada ekonomi dunia, penguasaan bahasa Mandarin adalah hal penting bagi generasi muda kita. Bukan hanya disebabkan peran generasi muda sebagai warga dunia, tapi juga demi membangun bangsa Indonesia. Pak Rene mengungkapkan pentingnya penguasaan bahasa sebagai alat untuk mempelajari bidang pengetahuan lain seperti ekonomi, politik, budaya. Untuk itu, penguasaan bahasa Mandarin misalnya, adalah hal yang multak diperlukan. Sehingga sesulit apapun bahasa Mandarin, menguasainya bukanlah suatu tujuan akhir. Beliau juga mengingatkan bahwa untuk membangun bangsa, kita semua harus mempunyai semangat persatuan. Yang seringkali dilupakan adalah bahwa etnis Tionghoa bukanlah orang Cina, namun merupakan bagian dari rakyat Indonesia yang sejak dahulu turut andil dalam perjuangan bangsa Indonesia. Beberapa hal mengenai permasalahan dan isu Tionghoa dalam sejarah Indonesia, menurut beliau adalah warisan pemikiran zaman kolonial Belanda. Saat ini, demi pembangunan bangsa, generasi muda memerlukan persatuan dan pengetahuan yang mumpuni.

Acara Kuliah Umum dibuka dan ditutup oleh Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin, dan dihadiri oleh seluruh dewan dosen. Sangat disayangkan, jajaran Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni sedang berada di luar kota sehingga tidak dapat menghadiri acara ini. Besar harapan kami, acara Kuliah Umum kali ini dapat memberikan motvasi pada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, agar dapat membangun negara Indonesia melalui bidang yang ia geluti. (AT)

Pelaksanaan “Pelatihan Pembelajaran Bahasa Mandarin untuk Guru SMA di Jakarta”

Standard

 

Dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lainnya, pembelajaran bahasa Mandarin di Indonesia belum memiliki sejarah yang panjang. Pembelajaran bahasa Mandarin di Indonesia mulai berkembang seiring dengan keluarnya Keppres No.6/2000 di masa pemerintahan K.H. Abdurrachman Wahid. Setelah melewati masa-masa politis, penguasaan bahasa Mandarin menjadi sebuah kebutuhan. Dewasa ini, bahasa Mandarin bukan lagi dilihat sebagai bahasa etnis tertentu, namun sebagai bahasa asing yang harus dipelajari. Di berbagai jenjang pendidikan, bahasa Mandarin telah menjadi mata pelajaran wajib ataupun pilihan.

Oleh karena sempat dibekukan selama kurang lebih 30 tahun, guru bahasa Mandarin di Indonesia yang mempunyai latar belakang kependidikan bahasa Mandarin jumlahnya terbatas. Keberagaman latar belakang guru mempengaruhi proses dan kualitas pembelajaran bahasa Mandarin. Berdasarkan profiling guru bahasa yang ditetapkan European Profiling Grid (EPG), beberapa kompetensi yang diperlukan guru adalah methodology, assesment, dan digital media (data tabel EPG terlampir). Demi meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Mandarin, maka perlu diadakan pelatihan guru yang sesuai dengan kompetensi guru pada profil EPG. Sehingga setiap guru menguasai seluruh kompetensi yang diperlukan untuk menjadi seorang guru bahasa asing. Melalui kegiatan pelatihan guru diharapkan dapat menuju standarisasi proses dan kualitas pembelajaran bahasa Mandarin yang diidamkan.

Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) UNJ sebagai prodi yang merupakan bagian dari LPTK, menyelenggarakan sebuah kegiatan pelatihan bagi guru bahasa Mandarin yang lebih sesuai perkembangan zaman untuk dapat diaplikasikan di Indonesia. Tentu saja dalam satu pelatihan tidak dapat melatih keseluruhan kompetensi, maka dalam kegiatan pelatihan kali ini kami hanya mengadakan pelatihan guru untuk kompetensi methodology, assessment, dan digital media. Kegiatan “Pelatihan Pembelajaran Bahasa Mandarin Bagi Guru SMA di Jakarta” terdiri dari 4 sub kegiatan: (1) Pelatihan Metodologi Pengajaran Bahasa Mandarin, (2) Pelatihan Penilaian Hasil Belajar Bahasa Mandarin, (3) Pelatihan Pengembangan Media Belajar Bahasa Mandarin, (4) Pelatihan Pembelajaran Bahasa Mandarin Berbasis Teknologi Informasi.

Pada Sabtu Minggu, 19-20 Agustus, PSPBM untuk pertama kalinya melaksanakan kegiatan pelatihan bagi guru. Acara dibuka oleh Wakil Dekan II FBS, Dian Herdiati, M.Pd dan Ketua KOGTIK, Bambang Susetyanto, S.Kom. Sebanyak 30 peserta guru bahasa Mandarin dari wilayah Jabodetabek hadir dalam acara tersebut. PSPBM bekerja sama dengan Komunitas Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Keterampilan Komputer dan Pengolahan Informasi (KOGTIK). KOGTIK merupakan organisasi profesi guru bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Keterampilan Komputer dan Pengolahan Informasi (KKPI) yang dibentuk untuk meningkatkan kompetensi guru TIK, KKPI serta mata pelajaran lainnya dalam bidang TIK se-Indonesia. Organisasi ini berdiri tahun 2014, dan sejak itu secara berkala memberikan kesempatan guru-guru pelbagai mata pelajaran menumbuhkembangkan kompetensi diri dalam pembelajaran berbasis teknologi dan informasi. Narasumber pelatihan adalah dosen-dosen PSPBM serta tim KOGTIK yaitu Wijaya Kusumah, M.Pd., Tatang Surya Atmaja, S.Pd., H.R. Youri Lylie, S.Kom., M.M.

Kegiatan “Pelatihan Pembelajaran Bahasa Mandarin Bagi Guru SMA di Jakarta” ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru bahasa Mandarin dalam metode pengajaran, evaluasi pembelajaran, media ajar serta pemanfaatan TIK bagi pembelajaran; menciptakan ruang kreatif guru dalam berkarya dan mengembangkan kualitas, produktifitas, dan profesionalitas; mendekatkan dunia pengajaran bahasa Mandarin di Indonesia dengan teknologi dan informasi; mewujudkan kualitas guru bahasa Mandarin yang mampu mengikuti perkembangan zaman; membangun kerja sama dengan komunitas guru; merintis pembinaan hubungan baik demi keberhasilan dan kelancaran kegiatan Praktik Kompetensi Mengajar. (AT)

Angkatan Pertama Mandarin UNJ Melaksanakan Praktik Kompetensi Mengajar

Standard

Juli ini, angkatan pertama Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) Universitas Negeri Jakarta mulai terjun ke sekolah untuk melaksanakan Praktik Kompetensi Mengajar (PKM). Sebagai mahasiswa yang berkuliah di prodi kependidikan, PKM merupakan mata kuliah yang wajib diikuti setelah menguasai mata kuliah-mata kuliah kebahasaan Mandarin, pedagogik dan pembelajaran bahasa Mandarin.

Sebanyak 12 orang mahasiswa telah mengikuti kegiatan pembekalan di UNJ pada hari Rabu, 19 Juli 2017. Keduabelas mahasiswa tersebut akan menimba pengalaman berpraktik mengajar dari guru-guru pamong bahasa Mandarin di beberapa sekolah di lingkungan Jakarta. Sebanyak 5 dosen pembimbing diterjunkan pada PKM pertama ini, yaitu Ayu Trihardini, M.A., Hudiyekti Prasetyaningtyas, M.Ed., Rizky Wardhani, M.Pd.,MTCSOL., Susi Andriani, MTCSOL., dan Vanya Zelia, M.Pd.

Seluruh dosen pembimbing telah menyelasikan tugas awalnya yaitu mengantar mahasiswa peserta PKM ke sekolah tujuan pada hari Kamis, 20 Juli dan Jumat, 21 Juli 2017.

Selamat memulai pengalaman baru dan berkenalan dengan dunia pendidikan, selamat berpraktik mengajar kepada angkatan pertama Mandarin UNJ!

 

Tim Mandarin UNJ Ikuti Kompetisi Film Pendek Pemuda 2017

Standard

Mahasiswa-mahasiswi angkatan pertama dan ke dua Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ (2014 dan 2015) membentuk tim, mempersembahkan video pendek untuk berkompetisi pada Kompetisi Film Pendek Pemuda 2017 bertema “Youth Micro-screen Silk Road Situation” yang diselenggarakan Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al Azhar Indonesia.

Video yang dipersiapkan adalah hasil rekam pada pelbagai kegiatan mahasiswa. Beberapa diantaranya yaitu kegiatan wushu dan KKL ke Semarang. Video juga dilengkapi dengan suara berbahasa Mandarin dan narasi terjemahan bahasa Indonesia. Yuk, dukung dengan membagi tautan serta memberikan jempol sebanyak-banyaknya.

Maju terus dalam karya, mahasiswa Mandarin UNJ!

Penerbitan Bahan Ajar Mandarin Semester 106

Standard

Proses belajar mengajar di perguruan tinggi memerlukan hadirnya buku teks. Buku teks atau buku ajar dapat berguna sebagai buku referensi utama ataupun buku penunjang kegiatan belajar mengajar mata kuliah tertentu. Dalam kegiatan belajar, mahasiswa memerlukan buku teks untuk mencapai pemahaman yang utuh dan menyeluruh. Dengan buku teks, mahasiswa tidak bergantung sepenuhnya pada penjelasan pengajar dan mendapatkan kesempatan meninjau kembali pembelajaran sehingga pengetahuan yang dicapai lebih optimal. Dalam kegiatan mengajar, pemahaman, pengetahuan dan pengalaman pengajar terhadap buku teks akan membantu pengajar dalam menyusun, melaksanakan dan menilai program pengajaran (Tarigan, 1986:2). Pemilihan buku teks dengan isi yang berkualitas akan sangat membantu pengajaran mata kuliah yang ditunjangnya. Sebagai penunjang program pengajaran, pemakaian buku teks juga harus berkaitan dengan kurikulum. Oleh sebab itu, pemilihan buku teks yang relevan dengan mata kuliah dan kurikulum yang berlaku merupakan hal yang sangat penting.

Dalam memenuhi kebutuhan buku ajar, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Jakarta memakai buku teks impor dari Tiongkok, diktat serta buku kompilasi sebagai penunjang. Pada semester 106, terbit 4 buku ajar dari PSPBM yaitu berupa: (1) Buku Kompilasi untuk Mata Kuliah Menulis IV, oleh Aprilia Ruby Wikarti; (2) Buku Latihan untuk Mata Kuliah Percakapan IV, oleh Ayu Trihardini; (3) Buku Kompilasi untuk Mata Kuliah Membaca dan Menulis Lanjut II, oleh Tim Dosen PSPBM; dan (4) Diktat Pengantar Fonologi dan Morfologi Bahasa Mandarin oleh Ayu Trihardini.

Saat ini, tim dosen PSPBM UNJ sedang menekuni pembuatan buku ajar keterampilan berbahasa Mandarin untuk semester mendatang. Diharapkan pada tahun depan, PSPBM UNJ dapat menerbitkan seri buku keterampilan berbahasa Mandarin tingkat I mencakupi: Menyimak I, Percakapan I, Membaca I, Menulis I dan Tata Bahasa I. (AT)

Publikasi Ilmiah Dosen di Tahun 2016

Standard

Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin mengucapkan selamat kepada dosen-dosen kami yang telah melakukan publikasi ilmiahnya pada jurnal dan seminar di tahun 2016.

  1. Rizky Wardhani, S.S., M.Pd., MTCSOL.: “Pemantapan Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Bahasa Mandarin Di Sekolah Menengah Atas (SMA)” (Jurnal Alinea, FBS Universitas Negeri Jakarta Vol 2, No. 1 Tahun 2016) Link Jurnal
  2. Vanya Zelia, S.S., M.Pd.: “PREPOSITIONAL PHRASE ZAI AND CONG IN SENTENCE (AN ERROR ANALYSIS)” (Jurnal Alinea, FBS Universitas Negeri Jakarta Vol 2, No. 1 Tahun 2016) Link Jurnal
  3. Ayu Trihardini, M.A: “Analisis Kesalahan Konstruksi BA Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ”  (Seminar Nasional Mandarin VI 2016 “Pembelajaran Bahasa Mandarin dan Budaya Tiongkok”, Universitas Negeri Surabaya)

Pertunjukan Drama Kebudayaan Tionghoa (PDKT) II

Standard

drama-2-2 drama-2-4 drama-2-5 drama-2-6

Untuk ke dua kalinya, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) melaksanakan Pertunjukan Drama Kebudayaan Tionghoa. Pertunjukan ini merupakan tugas akhir dari Mata Kuliah Pengantar Kesustraan dan Kebudayaan Cina yang diampu oleh dosen PSPBM, Vanya Zelia, M.Pd. Pertunjukan drama dihadiri Dra. Sri Suhita, M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBS sekaligus pegiat drama, serta dosen-dosen dan mahasiswa PSPBM UNJ.

Pada pentas kali ini, mahasiswa-mahasiswi PSPBM membawakan drama “Monster Tahun Baru” dan “Asal Mula Festival Pertengahan Musim Gugur.” Kedua kelompok membawakan lakon, menggarap dekorasi, properti, kostum dan tata rias dengan sungguh-sungguh.

Nampak pada Pertunjukan Drama Kebudayaan Tionghoa II, mahasiswa mampu mengaplikasikan pengetahuan kebudayaan Tionghoa yang diperoleh selama perkuliahan Mata Kuliah Pengantar Kesusastraan dan Kebudayaan Cina, diantaranya: (1) penggunaan warna riasan drama, yaitu warna putih untuk menggambarkan tokoh antagonis, warna merah untuk menggambarkan tokoh heroik dan pemberani, (2) pementasan permainan-permainan tradisional Cina pada adegan drama, (3) pernikahan adat dan lain sebagainya.

Masing-masing kelompok menyiapkan naskah 2 bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin. Pertunjukan drama dibawakan menggunakan Bahasa Mandarin. Tentunya, masih ada hal-hal yang perlu dibenahi terkait penggunaan bahasa Mandarin mahasiswa, beberapa kalimat ataupun adegan masih ada yang kurang tepat. Dalam hal ini Wakil Dekan III FBS menambahkan, penguasaan teks merupakan hal penting pada pertunjukan drama. Oleh sebab itu, teks harus dikuasai sebaik mungkin agar penghayatan karakter dan penguasaan panggung tidak terkendala. Kami berharap berlangsungnya kegiatan ini sebagai kegiatan rutin, menjadi bibit lahirnya daya kreasi mahasiswa terhadap ilmu bahasa Mandarin serta kebudayaan Cina yang menjadi kajiannya. (AT)

Diskusi Terbatas “Cara Mudah Belajar Bahasa Mandarin”

Standard

Penyelenggaraan perkuliahan di Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ telah memasuki tahun ke-3. Sebagai universitas negeri, kami menghadapi banyak tantangan. Salah satunya yaitu, sebagian besar mahasiswa kami sangat awam dengan bahasa Mandarin. Mengatasi hal tersebut, kami memandang perlu mengadakan sebuah diskusi mengenai pengetahuan bahasa Mandarin secara khusus.

Pada acara diskusi kali ini, kami mengundang Dr. Hendry Jurnawan, dosen Universitas Panca Bhakti, Pontianak  sebagai pembicara. Peserta diskusi yaitu mahasiswa angkatan 2016, yang saat ini masih duduk di semester 1. Diskusi diadakan pada hari Rabu, 16 November di gedung DE 103, Kampus A Universitas Negeri Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hendry Jurnawan menyampaikan kekagumannya atas prestasi yang diraih mahasiswa-mahasiswa PSPBM UNJ pada lomba National Mandarin Competition 2016.

Selain memberikan motivasi belajar, beliau juga mengungkapkan pendapatnya yang penting untuk kita renungkan bersama “Bahasa Mandarin bukanlah bahasa etnis tertentu, tapi sudah merupakan bahasa internasional. Siapapun dapat mempelajarinya.” (AT)