Category Archives: Kegiatan BEM

Salam Advokasi dalam DEDIKASI!

Standard

Dedikasi atau Dialog Edukasi Mengenai Advokasi merupakan program kerja perdana dari Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Jakarta (PSPSBM UNJ) yang dilaksanakan di Gedung Ki Hajar Dewantara (Sertifikasi Guru) lantai 8 pada Sabtu, 11 November 2017, acara yang ditujukan untuk mahasiswa PSPBM ini mengangkat tema “Satu Langkah Kawal Perubahan” dan dihadiri oleh 62 mahasiswa PSPBM dari angkatan 2014 hingga 2017.

Acara ini pada dasarnya bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa PSPBM mengenai advokasi. Acara dimulai pukul 07.30 WIB, dibuka oleh pewara Cintasya Nisalifia dan Riyadh Abdurrahman. Dilanjutkan dengan pembacaan tilawah oleh Annida Mauliddina, Marlina Yaskurnia Sari dan Magry Novdelia. Acara berlanjut dengan kata sambutan oleh Ahmad Fadhila selaku Ketua Pelaksana DEDIKASI.

Materi mengenai Uang Kuliah Tunggal disampaikan oleh Bagus Tito Wibisono, S. Pd. (Ketua BEM UNJ 2015/2016).  Ditengah – tengah acara, Departemen Minat dan Bakat Badan Eksekutif Mahasiswa PSPBM UNJ memberikan penampilan spesial berupa puisi dan lagu. Acara dilanjutkan dengan materi kedua mengenai Advokasi yang disampaikan oleh Endra Pratama (Kepala Departemen Advokasi BEM UNJ 2016/2017). Selama jalannya acara, pembicara dimoderatori oleh Agretio Agustian.

Rangkaian acara terakhir, yaitu “Adkesma Menjawab.” Pada sesi ini seluruh anggota Departemen Adkesma Badan Eksekutif Mahasiswa PSPBM  yaitu: Deniar Ramadhanty, Ratna Tri Utami, Ahmad Fadhila dan Deaneira C Islami membahas 4 hal, yang di antaranya  adalah mengenai wisuda, dana advokasi, penurunan UKT dan beasiswa.

Sebelum acara ditutup seluruh peserta acara diminta untuk bersama-sama menyanyikan lagu totalitas perjuangan. Dan akhirnya acara ini berakhir pada pukul 11.35 WIB. Semoga apa yang menjadi tujuan dari diadakannya acara ini dapat tercapai.

Panitia pelakasan mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini, semoga dengan diadakannya acara ini dapat menjadi pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat untuk teman-teman sekalian yang hadir. Sampai jumpa di DEDIKASI jilid 2 ! Salam Advokasi!

Advertisements

Menambah Pengetahuan, Pengalaman Kepemimpinan Melalui PKMP Mandarin 2017

Standard

Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Prodi atau yang sering disebut dengan PKMP adalah sebuah kegiatan rutin tiap tahun BEM Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin yang bertujuan untuk melatih jiwa kepemimpinan mahasiswa dan mahasiswa baru prodi pendidikan bahasa Mandarin. Tema PKMP tahun ini adalah “Menjadi Pemuda yang Cekatan, Tangguh dan Berkualitas”, Kegiatan ini akan berisi beberapa pemberian materi kepada para mahasiswa baru untuk menambah wawasan mereka tentang dunia perkuliahan terutama dalam bidang organisasi dalam kampus. Pelaksanaan Kegiatan ini terdiri dari 2 tahap , yaitu pra-PKMP dan pas-PKMP, yang kurang lebih berlangsung selama 2 minggu.

Pra-Pkmp pada tahun ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 21 Oktober 2017 bertempat di gedung DE 108. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.00 dengan pembacaan ayat kursi Al-Quran dan juga sambutan oleh ketua pelaksana PKMP 2017 Haikal Hafidz serta Ketua Bem Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Cintasya Nisalifia lalu dilanjutkan dengan pengenalan panita PKMP 2017. Materi pertama pada kegiatan pra-PKMP ini adalah mengenai Advokasi yang diterangkan oleh Yudi Sutriono. Pada materi ini, peserta dijelaskan bagaimana caranya menolong orang lain yang sedang dalam kesulitan terutama mengenai pembayaran UKT, pada materi ini juga peserta terlitahat sangat tertarik dengan banyaknya pernyataan yang diajukan kepada sang pembicara. Setelah itu, materi kedua adalah mengenai pemilu dan sistem pemilu dalam kampus yang dibawakan oleh Dwi Juliani selaku anggota legislatif universitas yang telah menangani pemilu dalam kampus selama tiga tahun berturut-turut. Kegiatan berikutnya adalah presentasi oleh peserta mengenai dana usaha yang dilakukan mereka selama kurang lebih satu bulan. Setelah itu, dilanjutkan oeh pemberian penugasan bagi peserta.

Selama seminggu, peserta diwajibkan mengerjakan tugas yang telah diberikan. Penugasan yang diberikan berupa pembuatan essay dengan tema “Bagaimana mengatur waktu antara belajar dan berorganisasi” dan anjangsan ke bem prodi, bem fakultas, dan juga badan legislatif fakultas atau yang sering disebut Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM). Penugasan ini dilakukan, agar peserta dapat lebih memahami bagaimana program kerja, tata kelola keuangan dan budaya organisasi di lingkungan fakultas bahasa dan seni.

Pada hari Jumat, tanggal 27 Oktober 2017, hari pertama pas-PKMP mulai dilaksanakan. Pas-PKMP ini dilaksanakan selama 3 hari 2 malam tepatnya tanggan 27-29 Oktober 2017 di Villa Ivan, Mega Mendung, Puncak. Kegiatan pas- PKMP ini dimulai dengan pengumpulan peserta pada pukul 16.30 setelah jam perkuliahan selesai di hari Jum’at. Setelah seluruh peserta berkumpul, peserta langsung mendapat sambutan oleh ketua pelaksana, ketua BEM, dan dosen pembimbing BEM Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Vanya Zelia. Setelah kata sambutan, peserta dipersilahkan untuk makan dan solat sebelum akhirnya berangkat menuju lokasi pada pukul 19.00 hingga pada akhirnya sampai pada pukul 22.00  dan dilanjutkan dengan beristirahat.

Hari kedua dimulai dengan berolahraga pagi di lapangan untuk membangkitkan semangat peserta dengan menghirup udara segar puncak diiringi musik yang membangkitkan semangat. Setelah itu, peserta dipersilahkan untuk sarapan bersama sebelum akhirnya memulai materi pertama mengenai Selekta Eksekutif. Pada selekta eksekutif peserta dijelaskan mengenai peran, hak dan tugas organisasi eksekutif di universitas, lalu dilanjutkan beberapa Materi lainnya yaitu, kepemimpinan  dan management organisasi sebagai materi kedua, public speaking sebagai materi ketiga, kapita selekta legislatif sebagai materi keempat , pergerakan mahasiwa 1 sebagai materi kelima dan yang terakhir materi mekanisme sidang.

Pada materi mekanisme sidang, terjadi hal yang sangat menarik. Setelah pemberian materi mekanisme sidang oleh pemateri, peserta diajak untuk melakukan simulasi sidang secara langsung oleh pembicara. Dari peserta dipilih 3 orang menjadi pimpinan siding yang memimpin sidang tersebut dari awal hingga akhir. Dalam simulasi, peserta dituntut untuk menyelesaikan pembahasan sebuah program kerja dengan tertib, karena persidangan akan diricuhkan oleh panitia yang menyelinap dan berpura-pura sebagai peserta sidang.

Pada akhir terakhir, peserta diajak untuk bermain outbond, berlomba antar kelompok dan juga berenang. Peserta terlihat sangat semangat dan juga senang disaat melewati pos-pos permainan yang ada dan menjadi pemenangnya.

Setelah selesai bermain, peserta diberikan waktu untuk bersiap pulang sebelum dilakukan penutupan. Disaat penutupan, panitia mengumummkan beberapa peserta terbaik dan kelompok terbaik selama berlangsungnya PKMP ini. Peserta terbaik laki-laki dan perempuan dimenangkan oleh Alexander Jefry dan Ruth Putri M, lalu essay terbaik dimenangkan oleh Yoshi Paulina, dan terakhir kelompok terbaik dimenangkan oleh kelompok 2.

Peserta tiba kembali di Universitas pada hari minggu, tanggal 29 pukul 12.30 dan langsung diizinkan pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat. Kita doakan, Semoga kegiatan PKMP ini dapat terus berlangsung di tiap tahunnya dengan lebih baik lagi, karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk menambah pengetahuan, menambah pengalaman, bahkan membangun jiwa kepemimpinan mereka. (CN)

PETAK 99 Universitas Negeri Jakarta “A Great Soul as The Great Wall”

Standard

 

Tahun 2017 menjadi tahun dimana acara PETAK 99 perdana dilaksanakan oleh BEM Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) UNJ. PETAK 99 berisi kegiatan lomba-lomba berbahasa Mandarin yang dapat diikuti oleh siswa/I SMA/Sederajat se-Jabodetabek. Lomba lainnya seperti menulis essay dan fotografi juga dapat diikuti oleh siswa/I SMA/Sederajat sampai kalangan umum. PETAK 99 kali ini mengambil tema besar yakni “A Great Soul as The Great Wall”, tema tersebut bermakna PETAK 99 menjadi ajang perlombaan yang mengasah jiwa untuk menjadi kuat layaknya sekuat tembok besar Cina. Sedangkan subtema PETAK 99 2017 ialah “Indonesia Tanah Airku, Cina Sahabatku.” PETAK 99 memiliki rangkaian kegiatan yang bermulai dari Technical Meeting, PRA PETAK 99, dan FINAL PETAK 99.

8 September 2017 menjadi tanggal dimana PRA PETAK 99 dilaksanakan. Pukul 8 pagi, para peserta lomba telah hadir di Universitas Negeri Jakarta tepatnya di Gedung DE 108. PRA PETAK 99 merupakan babak penyisihan untuk lomba-lomba berbahasa Mandarin yakni lomba pidato, lomba bercerita, dan lomba bernyanyi solo. Lomba essay dan lomba fotografi adalah lomba berbasis daring sehingga pelaksanaannya tidak berupa kegiatan langsung di PRA PETAK 99. Sekitar 40 peserta secara antusias mengikuti babak penyisihan lomba berbahasa Mandarin yang akan dipilih 5 besar oleh juri-juri untuk setiap lombanya. Lomba pidato dan lomba bercerita dilaksanakan pada waktu yang bersamaan, namun di ruangan yang berbeda. Sedangkan lomba bernyanyi solo dilaksanakan setelah ishoma dan lomba ini menjadi penutup untuk kegiatan PRA PETAK 99. Pengumuman 5 besar peserta lomba terpilih diumumkan setelah semua lomba telah selesai. PRA PETAK 99 selesai sekitar pukul 17.00 WIB.

Hari yang dinanti-nanti pun tiba. 9 September 2017, FINAL PETAK 99 berlangsung di Universitas Negeri Jakarta tepatnya di Panggung Fakultas Bahasa dan Seni. Turut hadir membuka acara tersebut yaitu Bapak Syamsi Setiadi selaku Wakil Dekan III (Perwakilan Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni) serta ibu Hudiyekti Prasetyaningtyas (Perwakillan Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ). Selain menjadi acara final lomba-lomba berbahasa Mandarin, pada FINAL PETAK 99 diumumkan juara-juara dari lomba-lomba berbahasa Mandarin serta lomba essay dan lomba fotografi. FINAL PETAK 99 juga dimeriahkan oleh penampilan-penampilan setiap jurusan yang ada di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta. Sebagai tuan rumah, mahasiswa PSPBM UNJ pun tak ketinggalan ikut menampilkan penampilan-penampilan yang luar biasa, seperti flashmob, wushu, dan tarian khas Tiongkok. FINAL PETAK 99 dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. 5 besar peserta tiap lomba berbahasa Mandarin terlihat antusias dalam melaksanakan FINAL PETAK 99. Akhirnya, lomba-lomba pada PETAK 99 pun dimenangkan oleh:

Lomba Pidato (Chinese Speech Contest)

Juara 1: Dhyana Paramita Lim dari SMA Cinta Kash Tzu Chi

Juara 2: Linna dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi

Juara 3: Kelvin SMAK 6 Penabur Jakarta

Lomba Bercerita (Chinese Storytelling Contest)

Juara 1: Winnie Angela dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi

Juara 2: Hamdan dari SMA Al Ashriyyah Nurul Iman

Juara 3: Angeline Lovely dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi

Lomba Bernyanyi Solo (Chinese Solo Singing Contest)

Juara 1: Gabriella Levina W dari SMAK 6 Penabur

Juara 2: Selvy Fandalia dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi

Juara 3: Cassandra Etania dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi

Lomba Fotografi

Juara 1: Nikolas Maximus dari SMA ST Belarminus

Juara 2: Ragis Hariadi dari SMAK Kanaan Cianjur

Juara 3: Rafif Yudistira dari SMA ST Bellarminus

Lomba Essay

Juara 1: Enrico Bruce Hartono dari SMA Cinta Kasih Tzu Chi

Juara 2: Daniel Winarta dari SMAK Bunda Hati Kudus Grogol

Juara 3: Arbi Ntan Era K dari Universitas Negeri Jakarta

Di akhir acara, BPM (Badan Pengawas Mahasiswa) Fakultas Bahasa dan Seni membagikan angket untuk para hadirin FINAL PETAK 99 terkait penilaian acara PETAK 99. Hasil angket pun penuh dengan kesan pesan positif. Semoga PETAK 99 di tahun yang akan datang akan menjadi kegiatan yang lebih baik lagi dan tentunya menjadi kebanggaan untuk keluarga besar PSPBM UNJ. (DAR)

Nge-bakso!

Standard
Nge-bakso!

Bakso memang menjadi pilihan di kala hujan. Apalagi kalau bakso yang satu ini. Bukan sembarang bakso!

Bakti Sosial dan Acara Kumpul Satu Keluarga (Bakso Aksara) merupakan acara yang diadakan oleh BEM Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ pada tanggal 20 November 2015 di taman Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta. Sesuai dengan nama acaranya, kegiatan ini merupakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan sumbangan kepada anak yatim piatu berupa pakaian, sepatu, buku, dan barang-barang layak pakai lainnya. Barang-barang tersebut diberikan langsung oleh panitia acara ke sebuah panti asuhan di bilangan Senen. Kegiatan Bakso Aksara ini bertujuan untuk memperkenalkan Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin kepada masyarakat luas serta menambah keakraban antarmahasiswa dan dosen.

Acara ini juga mengundang seorang pembicara yaitu Prof. Cai Jincheng. Beliau adalah dosen bahasa Indonesia di Guangdong University of Foreign Studies, Guangzhou RRT. Pada kesempatan ini, Prof. Cai Jincheng memberikan informasi mengenai beasiswa belajar di Cina untuk mahasiswa, serta informasi mengenai kehidupan mahasiswa asing di Cina, khususnya mahasiswa Indonesia. Agar lebih jelas, diadakan sesi tanya jawab mengenai informasi-informasi tersebut. Pada acara tersebut juga diisi dengan penampilan tarian, lagu, story telling, wushu, dan suling Tiongkok, yang ditampilkan oleh mahasiswa-mahasiswi Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ. Bukan main penampilan teman-teman kami ini. Salut untuk seluruh panitia dan pengisi acara dari angkatan 2014, 2015.

Usai berkegiatan, Ketua Panitia Dita Ajeng Sari (2014) mengajak seluruh Keluarga Besar PSPBM makan malam bersama di DE 103. Bakso Aksara bukan hanya seru acaranya, tapi juga kebersamaannya! (PSM)12307394_10153634828940490_6755666611605861104_o.jpg

11223688_10208096720681695_7424770355569687969_n12250177_10208096721241709_2048541394898203276_n

Serunya ARTEC Fair 2015

Standard

 Art,Education and Culture Fair (ARTEC) merupakan acara rutin 2 tahunan yang diadakan FBS (Fakultas Bahasa dan Seni) pada tanggal 21-23 Mei 2015 dari pagi hingga sore hari di taman FBS Universitas Negeri Jakarta. Sepuluh jurusan di FBS turut meramaikan ARTEC. Sebagai Prodi paling anyar, ARTEC Fair kali ini merupakan kali pertama kami sebagai mahasiswa Prodi ikut serta meramaikan ajang keriaan Fakultas.

Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin menampilkan permainan suling Tiongkok,menyanyi dan pertunjukan wushu. Selain penampilan di atas panggung,seluruh jurusan di FBS membuka stand pameran yang berciri khas jurusan. Prodi kami menjual banyak pernak-pernik dan aksesoris yang identik dengan Tiongkok seperti gantungan kunci,topeng, dan kaligrafi. Selain itu,para pengunjung dapat berfoto menggunakan pakaian khas Tionghoa. Dengan membayar 5000 rupiah, pengunjung dapat berfoto menggunakan kamera sendiri atau kamera kami yang hasilnya akan kami kirimkan melalui media sosial. Kami juga menyediakan permainan pohon angpao. Dengan membayar 3000 rupiah pengunjung memilih angpao yang ada di pohon, yang didalamnya tersedia hadiah. Hadiah yang disediakan beragam yaitu permen,gantungan kunci hingga kaos. Kami juga membuka layanan untuk membuat nama Tionghoa diatas selembar kertas menggunakan kuas dan tinta.

            Pada acara ARTEC kali ini,kami menampilkan permainan suling dengan membawakan lagu “Ayo Mama” dan menyanyikan lagu “Sempurna” versi Bahasa Mandarin. Kegiatan ini memberikan banyak manfaat yaitu mengenal lebih dalam tentang seni,budaya di berbagai negara, juga sekaligus merekatkan hubungan 10 jurusan yang ada di FBS. (PSM)