KKL Mahasiswa Mandarin UNJ Angkatan 2015

Standard

Pada tanggal 29 Januari 2018– 1 Februari 2018, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM)UNJ angkatan 2015 melakukan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Didampingi tiga dosen PSPBM, kegiatan KKL tahun ini bekerjasama dengan Gege Tour sebagai mitra perjalananKKL. Tanggal 28 Januari 2018 pukul 8 malam, seluruh mahasiswa dan dosen pendampingtelah berkumpul di Stasiun Gambir menunggu kereta menuju tujuan yaitu Surabaya. Tepat pukul 21.30 kereta bertolak menuju Surabaya. Waktu tempuhdari Jakarta ke Surabaya menggunakan kereta kurang lebih 10 jam.

Keesokan hari pukul 06.30 kami tiba di Stasiun Pasar Turi Surabaya, kemudian kami melakukan persiapan untuk perjalanan seputar Surabaya dengan menggunakanbis. Setelah persiapanperjalanan menggunakanbis selesai, kami langsung menuju ke Klenteng Boen Bio. Klenteng Boen Bio memiliki sejarah yang cukup panjangdi Surabaya. Di sana kami diberi kesempatan untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai sejarah Klenteng Boen Bio.

Tujuankami selanjutnya yaitu Klenteng Hong Tiek Hian, tetapi karena kami tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam Klenteng tersebut, maka kami melakukan perjalanan ke klenteng Sayangan. Berbeda dengan kunjungan pada Klenteng Boen Bio, di sini waktu kunjungan kami tidak begitu lama, karena kami harus bergegas pergi ke tujuan selanjutnya yaitu Masjid Cheng Hoo.

Sesampainya di Masjid Cheng Hoo, selain mencari informasi seputar sejarah Masjid Cheng Hoo berdiri, beberapa mahasiswa dan dosen berkesempatan untuk melakukan ibadah shalat Dzuhur di Masjid Cheng Hoo. Bentuk bangunan Masjid Cheng Hoo berbeda dengan Masjid pada umumnya yang memiliki kubah. Arsitektur dari Masjid Cheng Hoo cukup kental dengan kebudayaan Cina. 

Selanjutnya kami menujuHouse of Sampoerna. Jarak dari Masjid Cheng Hoo menuju House of Sampoernatidak terlalu jauh. House of Sampoerna merupakan destinasi terakhir KKLhari pertama. Aroma tembakau mulai tercium ketika kami melangkahkan kaki ke dalam House of Sampoerna. Di sana kami mendapatkan informasi mengenaiperjalanan berdirinya salah satu brandrokok terkenal di Indonesia yaitu Sampoerna. Selain itu kami juga dapat melihat jenis-jenis tembakau yang ada di Indonesia, serta melihat jenis-jenis korek api dan bungkus rokok sejakmasa Indonesia dijajah oleh Belanda hingga saat ini. Selesai melakukan kunjungan di hari pertama, peserta KKL menuju hotel untuk beristirahat dan mempersiapkan kegiatan KKL hari kedua.

Tujuan pertama di hari kedua adalah Universitas Kristen Petra. Alasan kami mengadakan kunjungan ke sana adalahuntuk studi banding dengan universitas yang memiliki jurusan bahasa Mandarin. Kegiatan di Universitas Kristen Petra adalahberbagipengalaman belajar bahasa Mandarin selama perkuliahan. Perwakilan dari mahasiswa PSPBM UNJ yang menyampaikan pengalaman belajar bahasa Mandarin selama di perkuliahan adalah Dewi Suharyanti dan Gilang Fajrianto angkatan 2015.

Mahasiswa PSPBM UNJjuga mendengarkan pengalaman belajar bahasa Mandarin dari perwakilan mahasiswa di Universitas Kristen Petra. Setelah bertukarpengalaman belajar bahasa Mandarin, mahasiswa PSPBM UNJdan mahasiswa Universitas Kristen Petra bertukar informasi seputar organisasi yang ada di kampus. Sebelum kegiatan berakhir, perwakilan dari mahasiswa PSPBM UNJ dan Universitas Kristen Petra memberikan sebuah pertunjukan. Pada saat ini yangberkesempatan mewakili memberikan pertunjukan dari mahasiswa PSPBM adalah Jihan Maharani, Silvia Morina, Elizabeth Renata, serta Gilang Fajrianto angkatan 2015 yang membawakan lagu berbahasa Mandarin diiringi gitar. Mahasiswadari Universitas Kristen Petra menampilkan kesenian musik Cina yaitu gu cheng. Sampai pada penghujung kegiatan kami di Universitas Kristen Petra, dosen PSPBM UNJmemberikan cinderamata kepada dosen Universitas Kristen Petra 

Setelah kunjungan ke Universitas Kristen Petra, kami lalu melanjutkan perjalanan ke UNESA, tepatnya di Fakultas Bahasa dan Seni, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin. Kedatangan PSPBM UNJke UNESA disambut dengan baik oleh para mahasiswa serta dosen-dosen UNESA. Mereka menyiapkan dekorasi, tata panggung, serta acara yang sangat menarik. Pertama-tama, pihak UNESA menyambut kami secara formal lewat sambutan Kaprodi Prodi Pendidikan Bahasa MandarinUNESA, Dr. Mintowati, kemudian dilanjutkan sambutan dari pihak PSPBM UNJ yang diwakili oleh Vanya Zelia, M.Pd. Kemudian acara dilanjutkan denganberdialog menyampaikan kesan pembelajaran dan kiat-kiat belajar bahasa Mandarin.Mahasiswa PSPBM UNJ,Fathya Salsabila dan Ibnu Indrianto memberikan pengalaman belajar berikut kesan kiat-kiat belajar bahasa Mandarin di UNJ.

Tidak hanya saling bertukar pengalaman belajar bahasa Mandarin di kampus, Mahasiswa PSPBM dan Mahasiswa UNESA saling bertukar informasi seputar organisasi yang ada di masing-masing prodi. Cintasya Nisalifia angkatan 2015 yang merupakan Ketua BEM PSPBM periode 2016/2017 mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan informasi seputar organisasi di PSPBM UNJ bersama dengan Rere Agita Putri. 

Setelah bertukar informasi pengalaman belajar dan organisasi, diadakan sesi tanya jawab. Selanjutnya, perwakilan mahasiswa PSPBM dan mahasiswa UNESA memberikan pertunjukan seni kebudayaan Cina. Perwakilan mahasiswa PSPBM UNJ yang memberikan pertujukan tersebut adalah Dewi Suharyanti dengan membawakan puisi Cina, dan Fathya Salsabila yang menampilkan tarian Cina. 

Di penghujung acara ada pemberian cinderamata dari dosen PSPBM UNJ untuk dosen UNESAdan sebaliknya. Setelah itu mahasiswa serta dosen jurusan bahasa Mandarin UNJ dan UNESA melakukan sesi foto bersama.

Perjalanan kami tidak berhenti sampai disitu saja, setelah kunjungan ke UNESA kami berangkat menuju Kawasan Taman Kenjeran, tetapi sebelumnyakami singgah untuk makan siang di Rawon Setan yang terkenal di Surabaya. Setelah makan siangkami melanjutkan perjalanan ke Kawasan Taman Kenjeran. Akhirnya setelah menempuh perjelanan selama satu setengah jam, kami sampai di tujuan. Tempatnya cukup luasdengan beberapa bangunan yang akan kami datangi. Pertama kami mengunjungi Klenteng Sanggar Agung.Setelah itu kami beranjak ke Pagoda Tian dan yang terakhir kami melihat Patung Dewi Kwan Im. Berakhirlah sudah perjalanan hari kedua kami dan kembali ke hotelberistirahat.

Hari terakhir kami di Surabaya, tujuan wisata KKL tidak lagi mengunjungi tempat yang memiliki unsur budaya Cina. Perjalanan pertama kami hari ini adalah menyebrangi jembatan Suramadu lalu pergi ke Madura dan menikmati salah satu kuliner terkenal di sana yaitu di Bebek Sinjay Madura. Tetapi waktu kami di Madura tidak lama, kami hanya singgah sebentar lalu kembali lagi ke Subaraya dan menuju ke pusat oleh-oleh Surabaya.

Waktu terasa sangat cepat hingga tiba saatnya kami meninggalkan Surabaya dan kembali ke Jakarta. Pengalaman 3 hari kami selama di Surabaya sangat menyenangkan serta mengesankan, kami dapat mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Surabaya, baik yang memiliki unsur kebudayaan Cina maupuntidak. Kami juga mendapat banyak ilmu dan informasi dari kunjungan kami ke Universitas Kristen Petra dan UNESA. Tentu saja perjalanan kami ini juga lebih menambah keakraban antara dosen dan mahasiswa PSPBM UNJ. Sungguh pengalaman yang seru dan menyenangkan!

Advertisements

About mandarinunj

Majalah dinding Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Jakarta. Bagi mahasiswa-mahasiswi Prodi yang ingin mengirimkan karya, dapat menghubungi Redaksi Mading angkatan 2015. Penanggung Jawab: Ayu Trihardini, M.A. (Ketua Prodi) Kepala Redaksi dan Editor: Vanya Zelia, S.S., M.Pd. (Dosen Pembimbing BEM) Redaksi: Ibnu Indrianto, Yolanda Iswardani

Comments are closed.