Mengenal Pidgin

Standard

Lingua franca, istilah ini mungkin sangat sering kita temui. Namun sedikit dari kita yang pernah mendengar istilah pidgin. Apa itu pidgin?

Pidgin didefinisikan sebagai sebuah bahasa yang mengalami penyederhanaan sebagai akibat dari adanya hubungan antar penutur bahasa dengan latar belakang bahasa ibu yang berbeda.

“A pidgin is a language with no native speakers: it is no one’s first language but is a contact language. That is, it is the product of a multilingual situation in which those who wish to communicate must find or improvise a simple language system that will enable them to do so” (Wardhaugh, 2010:58).

Sehingga secara sederhana boleh dikatakan bahwa pidgin lebih mengarah kepada sebuah bahasa pergaulan atau contact language, bahasa yang terjadi karena situasi multibahasa. Pidgin tidak mempunyai penutur asli namun pidgin menjadikan suatu bahasa tertentu semisal bahasa Inggris atau bahasa lain sebagai bahasa yang dipakai dalam situasi yang menuntut adanya komunikasi antar kelompok masyarakat sosial dengan latar belakang bahasa yang berbeda. Dasar inilah yang kemudian mengalami penyederhanaan, artinya sistem atau kaidah yang ada berbeda dari bahasa dasar, karena pidgin harus memenuhi fungsinya sebagai alat komunikasi sosial. Maka definisi pidgin dapat disarikan menjadi dua, yaitu :

  • Pidgin merupakan variasi bahasa yang tidak memiliki penutur asli.
  • Pidgin adalah variasi bahasa yang bercirikan penyederhanaan atau simplification. Lazimnya aspek yang mengalami penyederhanaan adalah tata bahasa dan kosa kata.

Apabila diamati secara etimologis, istilah bahasa Inggris pidgin kemungkinan besar diambil dari kata benda business yang berarti perdagangan. Mula-mula, kata ini merupakan ragam yang penting sebagai bahasa bantu dalam sebuah kontak bahasa. Oleh karena pengaruh substratum Cina, perkembangan kata pidgin kemungkinannya adalah seperti berikut: /bisnis/ > /pizin/ > /pizin/ > /pidgin/ (Suhardi dkk, 1995). Selaras dengan pendapat Suhardi, Holmes (2001) menyatakan bahwa kata pidgin mungkin berasal dari business yang dilafalkan dalam bahasa Inggris pidgin yang berkembang pada bangsa Cina, atau mungkin dari bahasa Yahudi yaitu pidjom yang berarti perdagangan atau pertukaran. Kemungkinan juga kata pidgin berasal dari kombinasi dua huruf bahasa Cina yaitu péi dan tsˉi n yang bermakna membayar dengan uang. Bahasa pidgin akan muncul apabila dua penutur atau lebih mempergunakan sistem bahasa yang timbul akibat adanya situasi kebahasaan darurat sebagai media komunikasi.

  • 3 aspek yang harus di perhatikan, yaitu aspek linguistik, aspek sosial, dan aspek historis (Suhardi dkk, 1995)
  • Aspek linguistik – bahasa pidgin dilihat dari dua sudut pandang, yaitu bahasa kedua dan bahasa penyumbang.
  • Aspek sosial – bahasa pidgin muncul karena adanya kontak bahasa antara bangsa Eropa dan bangsa bukan Eropa.
  • Aspek historis – adanya interaksi antara kedua kelompok bahasa berbeda tidak mengerti apa yang dibicarakan satu sama lain, sehingga mereka menggunakan apa yang dinamakan dengan pidgin ini untuk berkomunikasi

Jumlah bahasa pidgin lebih dari 100 di dunia. Kebanyakan pidgin ini dipengaruhi oleh bahasa-bahasa Eropa, pada umumnya Inggris, Spanyol. dan Prancis. Bahasa pidgin ini didapati di tiap lapisan masyarakat dan tiap situasi. Pidgin Inggris Cina, misalnya, bisa kita temui di Hongkong, Singapura, Washington, Melanesia, dan lain-lain. Pidgin Inggris Papua Timur dapat ditemui di Papua Nugini. Maka seperti yang dijelaskan semula bahwa pidgin berbeda pada tiap-tiap daerah.

Contoh ragam pidgin yang paling terkenal adalah pidgin Melanesia, seperti Tok Pisin di Papua Nugini yang sekarang sudah beralih menjadi kreol, Bislama di Vanuatu, dan pidgin di Solomon Island. Bahasa pidgin ini dipengaruhi bahasa Eropa seperti Inggris, Jerman, Portugis dan Melayu. Bahasa Eropa disebut sebagai base, sedangkan bahasa yang mempengaruhi tata bahasanya disebut substrate. Tata bahasa dan kosa kata pidgin pada umumnya sangat sederhana (Kushartanti, 2009: 62).

Di Indonesia hal ini banyak terjadi terutama di kawasan wisata atau perdagangan karena pidgin memang hanya muncul untuk kepentingan sesaat. Misalkan beberapa tempat di kawasan wisata bali yang bertutur dengan wisatawan asing dengan bahasa Inggris pidgin. Dasarnya adalah bahasa Inggris , lafalnya disesuaikan dengan bahasa Inggris seperti masas ( = message), tosen (= thousand) dll, juga ditemukan dalam beberapa kalimat semisal : buy me sir – belilah pada saya,Tuan! atau you want move? – anda ingin pindah? (do,to hilang). (RFM)

Daftar Pustaka

Brown, S. & Attardo, S. 2000.Understanding Language Structure, Interaction, and Variation. An Introduction to Applied Linguistics and Sociolinguistics for Nonspecialists. Michigan: The University of Michigan Press.

Sumarsono. 2007. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda dan Pustaka Pelajar.

Wardhaugh, Ronald. 2006. An Introduction to Sociolinguistics. New York: Basil Blackwell Inc.

Chaer, Abdul dan Agustina, Leonie. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Suhardi, Basuki dkk. 1995. Teori dan Metode Sosiolinguistik. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Advertisements

About mandarinunj

Majalah dinding Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Jakarta. Bagi mahasiswa-mahasiswi Prodi yang ingin mengirimkan karya, dapat menghubungi Redaksi Mading angkatan 2014. Penanggung Jawab: Ayu Trihardini, M.A. (Ketua Prodi) Kepala Redaksi dan Editor: Vanya Zelia, S.S., M.Pd. (Dosen Pembimbing BEM) Redaksi: Putri Sri Maijayanti, Luthfia Nabilla.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s