Seminar Proposal Skripsi Perdana Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ

Standard

Mengawali pendampingan penulisan skripsi pada November 2017 lalu, PSPBM UNJ menggelar kegiatan Seminar Proposal Skripsi pada Senin, 12 Februari 2018 dimulai pada pukul 8 hingga pukul 6. Terdapat 11 mahasiswa yang menjadi peserta Seminar, seluruhnya merupakan mahasiswa angkatan 2014. Keenam dosen PSPBM UNJ, menjadi dosen pembimbing skripsi sekaligus penguji.

Mahasiswa angkatan 2014 adalah mahasiswa angkatan pertama PSPBM UNJ, sehingga 11 mahasiswa peserta Seminar Proposal akan menjadi lulusan pertama dan akan diwisuda pada September 2018 mendatang. (AT)

Advertisements

Publikasi Ilmiah Dosen di Tahun 2017

Standard

Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin mengucapkan selamat kepada dosen-dosen dan mahasiswa kami yang telah melakukan publikasi ilmiahnya pada jurnal dan seminar di tahun 2017.

  1. Rizky Wardhani, S.S., M.Pd., MTCSOL.: “Desain naskah Video Pengembangan Bahasa Mandarim TV Edukasi Pustekkom Kemendikbud” (International Conference on Education, Languages and Arts  ICELA, Universitas Negeri Jakarta)
  2. Ayu Trihardini, M.A.: “印尼汉语为第二语言口语教学的特点 Kekhasan Pengajaran Percakapan Bahasa Mandarin di Indonesia” (International Conference on Education, Languages and Arts  ICELA, Universitas Negeri Jakarta)
  3. Ayu Trihardini, M.A.: “The Use of Locative Nouns Li, Shang, and Zhong as Mandarin Language Adposition” (Jurnal Lingua Cultura Vol 8. No.1 2017) Link Jurnal
  4. Rizky Wardhani, S.S., M.Pd., MTCSOL. : “Latar belakang Budaya dan Pendidikan pada Gaya Belajar Mahasiswa prodi Mandarin FBS UNJ” (Seminar Nasional Pengajaran Bahasa, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia)
  5. Lydia Jelita Jobeline (mahasiswa angkatan 2014), Ayu Trihardini, M.A. dan Vanya Zelia, M.Pd.: “Analisis Kesesuaian Buku Teks “Huayu: Bahasa Tionghoa” dengan Kompetensi Dasar Bahasa Mandarin Tingkat SMA Kurikulum 2013”  (Seminar Nasional Mandarin VII 2017 , Universitas Negeri Surabaya)
  6. Rizky Wardhani, S.S., M.Pd., MTCSOL.: “Penggunaan Situs pembelajaran bahasa Mandarin Daring untuk meningkatkan kemampuan Menyimak bhs mandarin pada mahasiswa tingkat 1 prodi pendidikan bahasa mandarin” (Seminar Nasional Mandarin VII 2017 , Universitas Negeri Surabaya)
  7. Hudiyekti Prasetyaningtyas, M.Ed. : “Pembelajaran Bahasa Mandarin berbasis Komunitas Lintas Budaya” (Seminar Nasional Unnes 2017 Inovasi Pengajaran Bahasa Asing Berciri Multikultural)
  8. Ayu Trihardini, M.A. “Strategi Pengembangan Materi Ajar Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni UNJ” (Monograf II Fakultas Bahasa dan Seni UNJ)
  9. Rizky Wardhani, S.S., M.Pd., MTCSOL.: “Evaluasi Hasil Belajar Siswa mata kuliah Pengantar Teknologi Pendidikan Bahasa Mandarin FBS UNJ” (Monograf II Fakultas Bahasa dan Seni UNJ)

Seminar Proposal Skripsi Semester 108

Standard

Terkait penyelenggaraan mata kuliah skripsi pada semester 108 yang akan diikuti oleh mahasiswa angkatan 2014, maka Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin menyampaikan beberapa hal berikut:

1. Proposal Skripsi akan diseminarkan pada hari Senin, 12 Februari 2018 dengan pembagian waktu:

JADWAL SEMINAR PROPOSAL 108

SENIN, 12 FEBRUARI 2018

09.30 – 11.00 R 1 R2 R3
Nama Mahasiswa Aisa Ayu Fadila Sagita Rizkiyah Novia Chintya Dewi
Dosen Pembimbing 1. Hudiyekti

2. Vanya Zelia

1. Rizky W

2. Aprilia Ruby W.

1. Susi Andriani

2. Hudiyekti

Dosen Penguji 1. Ayu Trihardini

2. Rizky Wardhani

1. Susi Andriani

2. Hudiyekti P.

1. Vanya Zelia

2. Aprilia Ruby W.

 

11.00 – 12.30 R 1 R2 R3
Nama Mahasiswa Luthfia Nabilla Sinta Ariwijaya Yunita Ihda
Dosen Pembimbing 1. Vanya Zelia

2. Susi Andriani

1. Rizky Wardhani

2. Vanya Zelia

1. Aprilia Ruby W.

2. Susi Andriani

Dosen Penguji 1. Ayu Trihardini

2. Hudiyekti

1. Aprilia Ruby W.

2. Susi Andriani

1. Rizky Wardhani

2. Vanya Zelia

 

13.30 – 15.00 R 1 R2 R3
Nama Mahasiswa Dyva Gabe Aprilia Riska Permatasari
Dosen Pembimbing 1. Ayu Trihardini

2. Rizky Wardhani

1. Hudiyekti

2. Aprilia Ruby W.

1. Aprilia Ruby W.

2. Hudiyekti

Dosen Penguji 1. Aprilia Ruby W.

2. Hudiyekti

1. Susi Andriani

2. Rizky Wardhani

1. Ayu Trihardini

2. Vanya Zelia

 

15.00 – 16.30 R 1 R2 R3
Nama Mahasiswa Nur Kurnia Lydia Jelita
Dosen Pembimbing 1. Rizky Wardhani

2. Vanya Zelia

1. Susi Andriani

2. Ayu Trihardini

Dosen Penguji 1. Susi Andriani

2. Ayu Trihardini

1. Hudiyekti

2. Rizky W.

2. Tanggal penting terkait Skripsi:

  1. Seminar proposal: 12 Februari 2018
  2. Pekan ujian skripsi: 30 Juli – 10 Agustus 2018
  3. Batas akhir pengisian nilai skripsi di Siakad: 16 Agustus 2018
  4. Penyerahan berkas skripsi: 24 Agustus 2018

 

3. Mekanisme Seminar Proposal Skripsi:

  1. Sidang skripsi dilaksanakan parallel 3 ruang @ 1 mahasiswa dan 2 orang dosen penguji/ ruang
  2. Mahasiswa mencetak proposal skripsi sebanyak 2 eksemplar dan menyerahkannya pada hari Jumat (10 Februari 2018) ke ruang prodi.
  3. Mahasisiwa wajib: membawa buku/sumber referensi yang digunakan pada Tinjauan Pustaka, mempersiapkan PPT ( 15 menit waktu paparan), mengenakan pakaian putih – hitam dan jaket almamater, setelah sempro mahasiswa segera memperbaiki berdasarkan saran perbaikan dosen penguji, Judul skripsi pada saat seminar proposal masih boleh berubah, bentuk proposal yang dikumpulkan dapat dilihat pada Panduan Penulisan Tugas Akhir FBS halaman 13, 14.images-2

Penyelenggaraan Pelatihan Metodologi Pengajaran Bahasa Mandarin yang Mudah, Menarik, Menyenangkan dan Efektif

Standard

Mengawali tahun 2018, Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (PSPBM – UNJ)  menyelenggarakan pelatihan guru bahasa Mandarin se-Jabodetabek. Pelatihan kali ini diselenggarakan atas kerja sama PSPBM – UNJ dengan Lembaga PRIME MANDARIN yang berkantor pusat di Medan, Sumatera Utara dan WORLD NIHAO yang berkantor pusat di Harbin, RRC.

Pelatihan guru bahasa Mandarin yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 20 Januari 2018 ini mengangkat tema”Metodologi Pengajaran Bahasa Mandarin yang Mudah, Menarik, Menyenangkan dan Efektif”.  Materi disampaikan oleh Mr. Iglesias Gao (高靖瑶老师)mewakili WORLD NIHAO,Ms. Zheng Yanfeng (郑燕凤老师)dosen penutur jati di PSPBM – UNJ mewakili Confucius Institute – PBM UAI (孔子学院),serta Ibu Aprilia Ruby Wikarti (dosen PSPBM – UNJ ). Materi yang disampaikan mencakup metodologi pengajaran bahasa Mandarin secara umum,  keterampilan menyimak/ berbicara serta keterampilan membaca/ menulis.

Peserta yang hadir berjumlah 55 orang yang berasal dari institusi pendidikan formal dan nonformal di wilayah Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang dan Bekasi.  Selain guru-guru TK, SD, SMP, SMA/SMK, juga hadir sebagai peserta pelatihan adalah guru-guru dari tempat kursus, Sekolah Bahasa POLRI, pengajar privat dan Sekolah Tinggi lain.

Hal yang berbeda pada pelatihan kali ini dibandingkan pelatihan-pelatihan serupa sebelumnya adalah adanya sessi sharing pengalaman belajar di RRC mengambil S2/S3 serta trik mendapatkan beasiswa untuk belajar di sana. Selain itu, pada akhir acara dilaukan pembagian buku sample buku pelajaran bahasa Mandarin.

Dari hasil kuesioner didapati beberapa masukan terkait topik-topik pelatihan yang diharapkan peserta. Salah satunya adalah bagaimana melaksanakan suatu pembelajaran bahasa Mandarin Terpadu yang menarik dan menyeluruh. (HP)

Mandarin UNJ Mengikuti Lokakarya Pengembangan Perangkat Kuliah Pengajaran BIPA

Standard

Dalam rangka mempersiapkan dosen-dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) menyelenggarakan Lokakarya Sehari bertema: Pengembangan Perangkat Kuliah Pengajaran BIPA.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari pada hari Sabtu, 25 November 2017 bertempat di Aula Gedung Samudra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Rawamangun – Jakarta Timur. Tiga orang pakar pengajaran BIPA membagi ilmu dan pengalaman dalam pengajaran BIPA, yaitu: Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd.; Dr. Nuny Sulistiany Idris, M.Pd. dan Dr. Felicia Nuradi Utorodewo, S.S.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen-dosen dari berbagai Perguruan Tinggi seluruh Indonesia yang membuka atau yang akan segera membuka kelas BIPA. Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Bahasa dan Seni – UNJ mengirim wakilnya, Hudiyekti P. untuk menghadiri kegiatan ini bersama enam dosen lain di lingkungan FBS – UNJ.

Dalam lokakarya ini, materi yang dibahas mencakup: Konsep PBIPA, Kebijakan Ke-BIPA-an, dan Silabus PBIPA  yang disampaikan oleh Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd.; Pengajaran Tata Bahasa bagi Calon Pengajar BIPA disampaikan oleh Dr. Felicia Nuradi Utorodewo, S.S.; terakhir Pengajaran Keterampilan Berbahasa dan Pengelolaan Kelas Perkuliahan PBIPA disampaikan oleh Dr. Nuny Sulistiany Idris, M.Pd.. Setelah para pembicara menyampaikan materi, peserta dibagi kelompok dan membahas Pengembangan Perangkat Ajar untuk Perkuliahan BIPA, Manajemen Kelas Perkuliahan BIPA serta Materi Kebahasaan untuk Calor Pengajar BIPA. (HP)

Masyarakat Bahasa

Standard

Latar Belakang Terciptanya Masyarakat Bahasa

Bahasa merupakan salah satu dari 7 unsur kebudayaan (Koentjaraningrat, 1974). Bahasa berdasarkan hakikat dan karakteristiknya adalah lambang identitas sosial dari sekelompok masyarakat yang disertai perbedaan etnik. Perbedaan etnik inilah yang menyebabkan terciptanya keanekaragaman bahasa. Akibat situasi tersebut  terbentuklah  berbagai masyarakat bahasa yang merupakan sejumlah manusia dengan beberapa kesamaan sosial, keagamaan, budaya, kekeluargaan, pekerjaan, maupun kesamaan dalam bahasa yang digunakan. Kemudian mereka secara sadar mengikat diri secara berkelompok untuk menciptakan identitas sendiri sebagai satu kesatuan. Kelompok-kelompok yang menggolongkan dirinya atau merasa mengganggap diri mereka memakai bahasa yang sama adalah masyarakat bahasa.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak bahasa baru yang tersebar di dunia. Namun, hal itu tidak akan menjadi masalah yang serius karena hakikatnya bahasa yang ada, dan digunakan adalah hasil kesepakatan dari kelompok pengguna tersebut. Dengan demikian, bahasa yang digunakan dalam masyarakat bahasa adalah lambang identitas masyarakat itu sendiri.

Sebelum mengenal lebih jauh dan lebih dalam apa-apa saja yang berada dalam lingkup pembelajaran masyarakat bahasa, perlu diketahui bahwa peranan bahasa dan tutur sangat mempengaruhi terciptanya masyarakat bahasa yang berbeda. Oleh karena banyaknya perbedaan manusia di dunia dalam penggunaan bahasa dan tutur, maka tercipta pula ciri khas tersendiri dari masing-masing masyarakat bahasa yang belum tentu dapat ditiru oleh masyarakat bahasa lain, yaitu dialek, idiolek dan verbal repertoire.

 

Pengertian Bahasa dan Tutur

Bahasa menurut KBBI Edisi V adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri.

Seorang linguis dari Swiss yang bernama Ferdinand de Saussure (1916) membedakan antara yang disebut langage, language, dan parole. Ketiga istilah dalam bahasa Prancis itu, dalam bahasa Indonesia disamakan dengan satu istilah, yaitu bahasa. Perbedaan langage, language, dan parole yaitu :

Langage adalah bahasa secara umum yang artinya, bahasa sebagai sistem lambang bunyi yang digunakan manusia untuk berkomunikasi secara verbal. Contohnya adalah “Manusia memiliki bahasa sedangkan hewan tidak.” Pada contoh tersebut dapat ditekankan bahwa bahasa sebagai alat komunikasi manusia. Meskipun hewan dapat berkomunikasi dengan suara, tetapi hewan tidak memiliki bahasa.

Language adalah bahasa tertentu yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat yang juga dapat melambangkan identitas diri dari anggota masyarakat tersebut. Contohnya adalah penggunaan bahasa Mandarin oleh orang-orang yang berasal dari Tiongkok.

Parole atau tutur yaitu pelaksanaan dari langage atau language yang berupa tuturan atau ujaran yang memiliki ciri khas tertentu yang dapat membedakan penutur yang satu dengan yang lainnya. Indikator adanya “ciri khas” dalam parole pada teori ini adalah tinggi rendahnya suara, pilihan kata, susunan sintaksis, unsur budaya, dan dialek.

 

 

Pengertian Dialek dan Pembagian Dialek

Dalam diktat Pengantar Linguistik Umum Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Jakarta diterangkan bahwa dialek adalah variasi bahasa menurut pemakainya. Setiap bahasa dapat terdiri dari sejumlah dialek. Dialek juga dapat terdiri dari sejumlah idiolek.

Idiolek adalah variasi bahasa yang timbul dan menjadi ciri khas seseorang yang biasanya dipengaruhi oleh latar belakang pemakainya. Contohnya : Orang yang dengan latar belakang tinggi sering mengatakan suatu kata yang biasa dia gunakan dengan kalangannya yang mengerti suatu kata itu, tetapi bagi orang lain yang mendengarnya, jika bukan dari kalangan mereka, tentunya kurang bisa memahami apa maksud perkataannya. Misalnya kata “perspektif.”

Dialek berdasarkan identitas pemakainya :

  1. Dialek sosial adalah variasi bahasa yang digunakan oleh kelompok sosial tertentu dengan menggunakan beberapa ciri tertentu seperti struktur kalimat, pilihan kata, dan fonologi tertentu.

Contohnya : Dokter yang menggunakan pilihan kata istilah kedokteran dalam berbicara dengan dokter lainnya.

  1. Dialek regional adalah variasi bahasa yang ciri-cirinya dibatasi oleh tempat atau daerah tertentu.

Contohnya : Dialek Jawa Banyumas dengan dialek Jawa Madura.

Dialek berdasarkan waktu telaah :

  1. Dialek diakronis adalah variasi bahasa yang berkembang dari satu bahasa asal dan tersebar secara geografis.

Contohnya : Bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia yang berasal dari satu bahasa asal yaitu melayu. Disebabkan karena negara Indonesia dan Malaysia berada pada rumpun yang sama.

  1. Dialek sinkronis adalah variasi bahasa yang berkembang dari satu bahasa berdasarkan pemakainya.

Contohnya : Variasi bahasa Jawa.

 

 

Verbal Repertoire

Verbal repertoire adalah semua bahasa beserta ragam-ragamnya yang dimiliki atau dikuasai seorang penutur. (Chaer&Agustina,2004)

Verbal repertoire yang dimiliki masyarakat tutur dibagi menjadi dua, yaitu :

  1. Verbal repertoire yang dimiliki setiap penutur secara individual

Verbal repertoire yang menunjukan keseluruhan alat-alat verbal yang dikuasai penutur, pemilihan bentuk dan norma-norma bahasa sesuai dengan fungsi dan situasi.

Contohnya : Penggunaan norma-norma kesopanan yang digunakan seorang individu pada saat bertutur dengan guru berbeda dengan saat ia bertutur dengan teman sebayanya.

 

  1. Verbal repertoire yang menjadi milik masyarakat tutur secara keseluruhan

Verbal repertoire yang menunjukkan keseluruhan alat-alat verbal yang ada dalam masyarakat tutur serta norma-norma untuk menentukan pilihan variasi sesuai dengan konteks sosialnya.

Contohnya : Penggunaan bahasa yang digunakan pada lingkup bidang pendidikan akan berbeda dengan bahasa yang digunakan pada bidang kemiliteran.

Verbal repertoire yang dimiliki setiap penutur ditentukan oleh masyarakat dimana ia berada, sedangkan verbal repertoire yang menjadi milik masyarakat tutur terjadi dari himpunan verbal repertoire semua penutur dalam suatu masyarakat itu.

 

Definisi Masyarakat Bahasa dan Contoh Masyarakat Bahasa

Menurut KBBI Edisi V, masyarakat bahasa adalah kelompok orang yang merasa memiliki bahasa bersama, yang merasa termasuk dalam kelompok itu, atau yang berpegang pada bahasa standar yang sama.

Menurut (Halliday, 1968), masyarakat bahasa adalah sekelompok orang yang merasa atau mengganggap diri mereka memakai bahasa yang sama.

Terbentuknya suatu masyarakat bahasa dikarenakan atas dasar kesepakatan dalam penggunaan bahasa yang sama. Jika terdapat suatu masyarakat yang sedang berkomunikasi dengan suatu masyarakat yang lain, dan mereka merasa menggunakan bahasa yang berbeda, maka mereka tidak dapat disebut sebagai masyarakat bahasa. Hal ini terjadi karena mereka merasa bahasa yang menjadi identitas sosial merekapun berbeda.

Orang Indonesia menganggap bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia berbeda, walaupun berasal dari satu bahasa asal yang sama yaitu Melayu. Hal ini dikarenakan orang Indonesia tidak merasa menggunakan bahasa yang sama dengan orang Malaysia, maka terbentuklah masyarakat bahasa Indonesia dan masyarakat bahasa Malaysia. Lain halnya dengan orang Amerika dan orang Inggris, mereka merasa menggunakan bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris, maka terbentuklah satu kesatuan masyarakat bahasa Inggris.

Banyaknya ragam bahasa di dunia menyebabkan banyak pula masyarakat bahasa yang berbeda. Hal ini sangat memperkaya dan memperkuat budaya dan identitas sosial dari masing-masing penggunanya. Hendaknya kita semua sebagai pengguna bahasa tersebut, berbangga dan berupaya selalu menjaga bahasa yang kita pakai sekarang, yaitu bahasa Indonesia agar kita semua menjadi masyarakat bahasa Indonesia yang baik dan sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan yang ada. (Yoshi Paulina Alfiyah/Avita Aurlentine)

 

Daftar Pustaka

Alwasilah, A. Chaedar. 1986. Sosiologi bahasa. Bandung: Angkasa.

Chaer, A dan Leoni A. 2004. Sosiolonguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Nababan, P.W.J. 1984. Sosiolinguistik. Jakarta: Gramedia

Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ke V

Trihardini, Ayu dan Aprilia R. Wikarti. 2017. Diktat Pengantar Linguistik Umum Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Negeri Jakarta.

 

 

 

 

 

 

 

Mandarin UNJ Juara 1 Kategori Komprehensif Lomba Kompetisi Puisi Tiongkok Kuno “Star of Chinese” Tahun 2017 Tingkat Mahasiswa Indonesia

Standard
Mandarin UNJ Juara 1 Kategori Komprehensif Lomba Kompetisi Puisi Tiongkok Kuno “Star of Chinese” Tahun 2017 Tingkat Mahasiswa Indonesia

Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin mengikuti Kompetisi Puisi Tiongkok Kuno “Star of Chinese” 2017 yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa Mandarin Indonesia, Universitas Al Azhar Indonesia dan Fujian Normal University. Kegiatan kompetisi yang diadakan rutin setiap tahun ini diadakan di Gedung Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tanggal 9 Desember 2017. Beberapa universitas yang turut berpartisipasi yaitu Universitas Negeri Jakarta, Univeristas Al Azhar, Universitas Bina Nusantara, Universitas Bunda Mulia, Universitas Dharma Persada, Universitas Sanata Dharma. Kompetisi ini memiliki beberapa kategori lomba, yaitu lomba tertulis pengetahuan puisi Tiongkok Kuno, lomba pembacaan puisi, dan lomba komprehensif gabungan pengetahuan puisi tertulis dan pembacaan puisi.

Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM UNJ) mengirimkan 16 mahasiswa, diwakilkan oleh angkatan 2015, yaitu Dewi Suharyanti, Fathya Salsabila, Cintasya Nisalifia, Listy Ramadana; angkatan 2016, yaitu Agretio Agustian, Alvin Kurnia, Ahmad Fadhila, Magry Novdelia, Karina Rahayu, Rullin Aulia Fatma, Shania Maulia; angkatan 2017, yaitu Rolan Ahiko, Jefry Alexander, Syechan Rahman, Kelly Novera, Anastasia Tialita, dengan dosen pembimbing Rizky Wardhani, S.S., M.TCSOL.

Mahasiswa PSPBM UNJ dilatih dan dibimbing oleh Hudiyekti Prasetyaningtyas, S.S., M.Ed, dalam pemilihan puisi Tiongkok yang pas sehingga dapat menghayati pembacaan puisi dengan baik dan memilih latar belakang lagu serta pemilihan latar belakang powerpoint yang sesuai. Dosen PSPBM UNJ juga saling bekerja sama untuk menyediakan pakaian dan aksesoris yang dikenakan pada saat lomba. Meskipun waktu latihan yang sangat singkat, para mahasiswa tekun berlatih dan berkonsultasi dengan para dosen pembimbing hingga hari pelaksanaan tiba. Penampilan para mahasiswa PSPBM UNJ dapat menunjukkan hasil terbaik

Alhamdulillah, Salah satu mahasiswa PSPBM UNJ, Dewi Suharyanti meraih Juara I Kategori Komprehensif Puisi Tiongkok dan Tertulis serta berkesempatan untuk mengikuti “Summer Camp” atau “Winter Camp” pada tahun 2018 secara gratis. Berkat dukungan semua pihak PSPBM UNJ dapat memberikan hasil terbaiknya. Terima kasih kepada para teman-teman peserta lainnya, kalian juga sang juara telah berani tampil di depan umum dan mengatasi rasa takut untuk berbicara di depan para penonton. Terima kasih kepada teman-teman seluruh angkatan yang dapat hadir memberikan semangat. Kemenangan yang diraih adalah bonus yang didapat, tetapi pengalaman para peserta dan menjalin pertemanan merupakan berkah yang tak ternilai. Semangat…..! PSPBM UNJ terus mengukir prestasi…..!(RW)

Persiapan Seminar Proposal Skripsi 107

Standard

Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin mengumumkan bahwa:

Hudiyekti Prasetyaningtyas, S.S., M.Ed. diberikan tugas sebagai Koordinator Tugas Akhir tingkat program studi.

Selanjutnya hal-hal mengenai tugas akhir atau skripsi, menjadi tugas dan wewenang beliau. Bersama dengan pengumuman ini, kami cantumkan daftar bimbingan skripsi mahasiswa angkatan 2014. Seluruh judul penelitian akan diarahkan berkaitan dengan pengajaran bahasa Mandarin. Kepada mahasiswa yang namanya tercantum di bawah ini, agar mengajukan proposal skripsi. Jadwal mengenai seminar proposal skripsi akan kami umumkan kemudian.

No. Nama Mahasiswa Judul Skripsi Pembimbing I Pembimbing II
1. Aisa Ayu Fadilla Telaah Bahan Ajar Bahasa Mandarin di SMK N 27 Jakarta  

HP

 

 

VZ

2. Aprilia Asnarizki

 

Analisis Kesalahan Penggunaan 被 pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ Angkatan Tahun 2015 dan 2016 HP ARW
3. Yunita Ihda Umami

 

Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Bahasa Mandarin pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ Angkatan Tahun 2016 ARW SA
4. Riska Permatasari Analisis Kesalahan Penggunaan Pemarkah Lokatif (apa saja?) pada Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ ARW HP
5. Sinta Ariwijaya Penggunaan Games Terhadap Pemahaman Kosakata dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin Kelas X SMK N 27 Jakarta RW VZ
6. Nur Kurnia Hasanah

 

Pemanfaatan Media Audiovisual (Film Kartun Pembelajaran) sebagai Media Bantu Siswa dalam Pembelajaran Kosakata untuk Siswa Kelas X IPS RW VZ
7. Sagita Rizkyah Lestari Penggunaan Media Bergambar terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Mandarin Siswa Kelas XI SMK N 41 Jakarta RW ARW
8. Lydia Jelita Jobeline Analisis Penggunaan Partikel 的 di Tingkat SMA ( Studi Kasus di SMA Bunda Hati Kudus) SA AT
9. Novia Chintya Dewi Analisis Unsur Budaya Buku Hanyu Jiaocheng

 

SA HP
10. Luthfia Nabila Apritasari Analisis Penggunaan Zhuangyu dalam Kalimat Bahasa Mandarin bagi Siswa Kelas X SMA N 11 Jakarta VZ SA
11. Dyva Gabe Anastasia

 

Penggunaan Kata Penghubung 和、跟 、而 、并 、与 dalam Hubungan yang Kontras pada Buku Teks Hanyu Jiaocheng Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ AT RW

 

Kunjungan Balasan Topas TV ke Mandarin UNJ

Standard
Kunjungan Balasan Topas TV ke Mandarin UNJ

Pada tanggal 24 November 2017, Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin (PSPBM) mendapat kunjungan balasan dari Topas TV. Perwakilan dari Topas TV yaitu Ibu Ernie selaku Direktur Isi dan Program Acara dan Bapak Hadiraja Wijaya selaku Manajer Program Bahasa Mandarin. Dari pihak PSPBM diwakilkan oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Ayu Trihardini, M.A., Koordinator Kerjasama PSPBM Rizky Wardhani, S.S., M.TCSOL. Turut hadir pula Wakil Dekan bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Dr. Samsi Setiadi,  M.Pd. yang di tengah kesibukan menghadiri rapat lain, masih menyempatkan diri untuk berkunjung ke PSPBM.

Kunjungan Topas TV  ini bertujuan untuk beberapa kegiatan  kerjasama yang dapat dijalin antara PSPBM dengan Topas TV dan membuka peluang untuk mahasiswa untuk dapat praktik lapangan di kantor Topas TV atau studio Topas TV. Kerjasama yang ditawarkan oleh Topas TV tidak hanya untuk PSPBM, tetapi juga bisa untuk prodi dari bahasa asing. Dalam  waktu dekat Topas TV berencana untuk membuat program lanjutan dari program bahasa Mandarin Dasar “Ayo Belajar Bahasa Mandarin “ dengan program yang tingkatannya lebih tinggi yaitu program “Ni hao Ma ?”. Topas TV juga berharap dapat menggunakan beberapa mahasiswa PSPBM sebagai talent di program tersebut serta lingkungan UNJ sebagai latar dari video pembelajaran tersebut.

Rencana kerjasama Topas TV dengan PSPBM yaitu membagi ilmu dengan mengadakan pelatihan singkat mengenai ilmu penyiaran, seperti broadcasting, cara menggunakan kamera dengan baik, pembuatan naskah/script, penerjemahan film berbahasa asing, serta sesi motivasi dalam dunia penyiaran. Untuk rencana jangka panjang pihak Topas TV juga bersedia untuk menerima mahasiswa untuk dapat berkunjung dan praktik di kantor Topas TV baik dari Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin atau dari bahasa asing lainnya di Fakultas Bahasa dan Seni. (RW)

Pertunjukan Kesenian Persahabatan Indonesia-Tiongkok 2017

Standard

Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin UNJ mendapat kesempatan untuk menonton Pertunjukan Kesenian Persahabatan Indonesia Tiongkok yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok serta penyelenggara eksekutif China Arts and Entertainment Group. Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok memberikan beberapa undangan melalui Pusat Bahasa Mandarin Indonesia sebagai mitra  kerjasama kepada PSPBM. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 25 November 2017 di Artpreneur Ciputra Group, Lotte Shopping Avenue lt. 11, Jakarta Selatan. PSPBM diwakilkan oleh dosen Rizky Wardhani, S.S., M.TCSOL., dan perwakilan 2016 sebanyak 8 mahasiswa dan perwakilan 2017 sebanyak 2 orang.

Pengisi acara ini didatangkan langsung dari Tiongkok, seperti grup akrobat, Sekolah Bela Diri “Huo Yuan Jia”, Tianjin, Akademi Musik Harbin, salah satu dari sebelas akademik musik terbaik di Tiongkok. Pertunjukan dari beberapa daerah di Indonesia juga didatangkan langsung dari daerah asalnya seperti dari Bali dan Aceh.

Pertunjukan kesenian persahabatan ini merupakan gabungan unsur kesenian dari dua negara dengan gabungan artistik keindahan, alunan musik yang merdu serta hentakan gerakan seni beladiri yang bersemangat. Kelompok akrobat dari Tiongkok menampilkan beberapa penampilan seperti akrobat tari piring Hip Hop, akrobat ini pernah meraih “Golden Lion Award” dari Kompetisi Akrobatik Keempat di Tiongkok, lalu akrobat “Memukul bola” oleh Zhao Hanlong yang pernah meraih “ Golden Chrysanthemum Award” dengan keterampilan memegang dan memainkan sepuluh bola di tangan, pertunjukannya mendapat sambutan yang sangat luar biasa. Satu lagi akrobat pertunjukan “Qiao Huadan/ Pertunjukan Diabolo” akrobat ini pernah mendapat penghargaan tertinggi pada Republic President at the 26th Festival Mondial du Cirque de Demain di Paris. Pertunjukan lainnya yang sangat memukau dari Cina juga dari penampilan wushu “Jing Wu Hun” yang dikolaborasikan dengan pencak silat dari Indonesia.

Penampilan dari kesenian Indonesia yaitu Tari Puspanjali dari Bali sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu. Lagu Sing Sing So dari suku Batak pun memukau para penonton terlebih lagi diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin dan Indonesia.Penampilan yang sangat memukau ditampilkan oleh grup Tari Saman dari Kabupaten Gayo Lues Aceh, dengan hentakan yang bersemangat, kekompakan antara penari juga memukau penonton. Selain itu permainan dua alat musik tradisional Tiongkok dan Indonesia berpadu menjadi satu melalui alunan merdu suara alat musik angkung, kecapi, gong serta alat musik erhu, pipa, dan suling khas Tiongkok dengan membawakan alunan lagu Butet, Molihua, dan Ayo Mama. Sungguh kolaborasi cantik yang menggabungkan dua persahabatan yang erat. (RW)